Sonnet I William Shakespeare

                                                       

Painting: Vilhem Purvitis, In Spring (Springtime), 1933    

We want all beautiful creatures to reproduce themselves so that beauty’s flower will not die out; but as an old man dies in time, he leaves a young heir to carry on his memory. But you, concerned only with your own beautiful eyes, feed the bright light of life with self-regarding fuel, making beauty shallow by your preoccupation with your looks. In this you are your own enemy, being cruel to yourself. You who are the world’s most beautiful ornament and the chief messenger of spring, are burying your gifts within yourself. And, dear selfish one, because you decline to reproduce, you are actually wasting that beauty. Take pity on the world or else be the glutton who devours, with the grave, what belongs to the world.

Continue reading “Sonnet I William Shakespeare”

Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46

 

Lukisan: Johan Barthold Jongkind, THe Towpath, 1864

Bagian II

V. Kritik terhadap demokrasi 

  1. Suatu mayoritas dapat memaksakan kehendaknya kepada minoritas

Demokrasi menjadi totaliter apabila rakyat atau lebih tepat mayoritas rakyat memutlakkan kehendaknya. Pada prinsipnya tidak ada kehendak pihak manapun di dunia entah minoritas maupun mayoritas yang memiliki hak mutlak agar kehendaknya terlaksana. Segenap kehendak suatu pihak menemukan batasnya pada pihak lain. Continue reading “Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46”

Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46  

 

Lukisan: Camille Pissarro, Sunrise at Rouen, 1898

 

Bagian I

Seluruh masalah di muka bumi ini adalah si tolol dan si fanatik begitu yakin dan amat percaya diri akan diri mereka sendiri sementara orang-orang bijak dipenuhi dengan keragu-raguan

Bertrand Russel

  

  1. Pengantar

Pemerintahan demokrasi digagas oleh Pericles demi membentuk suatu sistem pemerintahan yang paling baik di antara sistem pemerintahan yang ada[1]. Idenya ini muncul dari keprihatinan dan buruknya sistem pemerintahan yang berlangsung pada masanya dan yang sudah terjadi sebelumnya. Continue reading “Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46  “

Janji Cinta Kasih Sebuah Refleksi Tentang Senam Energi Pangu Shengong

 

Lukisan: Paul Klee, Moonshine, 1920

                                                                                                                      Dalam hidup hanya ada satu janji bahagia:janji cinta kasih

Senam Pangu Shengong yang diciptakan oleh master Ou Wen Wei mendasarkan pada energi Langit, energi Bumi, energi Matahari dan energi Bulan Qiqong. Langit membentuk kita, bumi menyembuhkan kita, matahari menggerakkan kita dan bulan mentransformasi kita. Continue reading “Janji Cinta Kasih Sebuah Refleksi Tentang Senam Energi Pangu Shengong”

A Narrative Is Pedagogy of Life   A Reflection on Paulo Coelho’s work: The Pilgrimage

 Painting: Alfred Sisley, Les Sablons, 1885

Vayessa, one of the great poets, said that when someone listens a narrative attentively, he will emerge and reborn. The reason is that the narrative effects permeate and go inside into subconscious rigorously cultivating its effects. Continue reading “A Narrative Is Pedagogy of Life   A Reflection on Paulo Coelho’s work: The Pilgrimage”

Wah Cantiknya!!!

 

Lukisan: ALfred Sisley, The Bridge

 

Kenalilah dan hargailah keindahan dan kamu akan menjadi keindahan itu sendiri.

 

Ketika Monica Belluci berakting di dalam film Malena, kekaguman akan kecantikannya muncul. Setidaknya bagi para penggemarnya. Atau ketika ratu tenis Rusia, Maria Sharapova, melangkah di arena bahkan di catwalk, setiap mata terpesona mengagumi kecantikannya. Continue reading “Wah Cantiknya!!!”

Langit Dan Naiknya Yesus Ke Langit

 

  Lukisan: Vincent Van Gogh, Road With Cypress And Star

                                                                                    Memandang wajah manusia adalah memandang wajah langit

 

Rahasia langit

Langit warnanya yang biru begitu memukau dan memantik rasa kagum akan semesta. Memandang langit seolah-olah kita memandang hal yang melampaui diri kita. Continue reading “Langit Dan Naiknya Yesus Ke Langit”