Bangunan

XLV

Bangunan

Francis Bacon

 Lukisan Alfred William Hunt, Windsor Castle,1889

alfred-william-hunt-windsor-castle-1889

Rumah-rumah dibangun untuk ditinggali bukan untuk melulu dipandangi; oleh karena itu biarlah  faedah rumah yang demikian lebih disukai dalam keseragaman, kecuali di mana fungsi rumah sebagai tempat tinggal dan keindahan ada bersama. Buatlah struktur-struktur rumah dengan baik, penuh keindahan, seperti istana-istana indah para penyair, yang membangun struktur-struktur rumah dengan biaya yang kecil. Dia yang membangun sebuah rumah yang indah di atas lingkungan yang buruk, menaruh dirinya sendiri di dalam penjara. Bahkan, saya tidak hanya menganggap lingkungan yang buruk sebatas pada persoalan udara yang kotor, tetapi juga berkaitan dengan udara yang tak sebanding; sebagaimana yang  anda lihat bahwa banyak tempat-tempat yang baik ada di atas bukit yang kecil dan dikelilingi bukit-bukit yang tinggi yang mana sayangnya, panas matahari terkurung dan angin terkumpul seperti di dalam palung, jadi anda sepertinya memiliki sebuah rumah yang mana dengan tiba-tiba terjadi perbedaan yang besar antara panas dan dingin sehingga anda seolah-olah tinggal di beberapa tempat. Bukan hanya udara yang buruk yang membuat lingkungan menjadi buruk tetapi juga jalan yang buruk, pasar yang buruk, dan jika anda berkonsultasi dengan Memus[1], dia akan menyebut pula soal tetangga yang buruk. Saya tidak berbicara banyak lagi; kebutuhan akan air, kebutuhan akan kayu, tirai dan perlindungan; kebutuhan akan buah-buahan dan tanah campuran dari beberapa sumber alam, kebutuhan akan panorama, kebutuhan akan mutu tanah; kebutuhan akan tempat yang dekat dan tidak berjauhan dengan tempat olah raga seperti berburu, berburu dengan menggunakan elang[2] dan perlombaan; terlalu dekat dengan laut, terlalu jauh dari laut; memiliki properti navigasi sungai-sungai, atau ketahanan air sungai yang tidak mungkin meluap; terlalu jauh dari kota-kota besar yang menghambat pekerjaan, atau terlalu dekat dengan kota-kota besar sehingga mengantisipasi semua persediaan, dan membuat segalanya mahal; di mana dengan semua kebutuhan ini manusia mempunyai tempat tinggal yang baik dan di mana dia mengalami kekurangan akan kebutuhan-kebutuhan tersebut: semua kebutuhan ini yang sebagaimana kiranya mustahil untuk dipenuhi serentak, maka adalah baik untuk mengetahui dan memikirkan semua kebutuhan tersebut, bahwa kiranya manusia memenuhi sebanyak mungkin kebutuhan-kebutuhan tersebut semampunya; dan sekiranya dia mempunyai beberapa tempat tinggal, haruslah dia menyeleksi semua tempat tinggal tersebut, bahwa apa yang dia inginkan dalam sebuah tempat tinggal, dia menemukan juga di tempat tinggalnya yang lain. Lucullus[3] menjawab Pompeius[4] dengan baik; yang, ketika Pompeius melihat serambi-serambi yang elok dan ruangan-ruangan yang begitu besar dan indah, dalam salah satu rumah-rumah Lucullus, bertanya kepadanya, tentu saja suatu tempat yang sempurna untuk musim panas, tetapi bagaimana dengan musim dingin? Lucullus menjawab, Mengapa, engkau tidak berpikir bahwa aku ini sebijaksana sama seperti unggas, bahwa unggas selalu mengubah tempat tinggal mereka ketika musim dingin datang?

Berpindah dari lingkungan menuju ke rumah itu sendiri, kita akan melakukan seperti yang dibuat Cicero[5] dalam seni orasi, yang mana dia menulis buku dengan judul De Oratore dan sebuah buku yang lain yang dia beri judul Orator, yang pertama menjelaskan aturan-aturan tentang seni orasi, dan yang kedua tentang kesempurnaan orasi. Oleh karena itu, kita akan mendiskripsikan suatu istana kerajaan, dangan membuat suatu model kecil. Sebab sekarang ini sangatlah asing untuk melihat di Eropa bangunan-bangunan besar yang indah, kiranya bangunan-bangunan besar dan indah yang ada hanya  Vatican[6] dan Escurial[7] dan beberapa yang lain tetapi sayangnya hampir tidak ada suatu ruangan yang indah yang ada di dalam bangunan-bangunan tersebut.

Oleh karena itu, pertama, anda tidak mempunyai suatu istana yang sempurna kecuali anda mempunyai dua sisi, sebuah sisi untuk perjamuan, seperti yang dikatakan di dalam buku Hester dan sisi yang lain untuk rumah tangga; yang satu untuk pesta dan kesenangan, yang lain untuk tempat tinggal. Saya mengerti bahwa bahwa kedua sisi ruangan tidak hanya terdiri dari sayap-sayap yang menyusur ke belakang dari depan, tetapi juga kedua sisi tersebut merupakan bagian-bagian depan dan tanpa adanya keseragaman; meskipun beberapa bagiannya disekat dari dalam, dan di kedua sisi ruangan ada menara yang besar dan megah di tengah-tengah bagian depan kedua ruangan tersebut, yang seolah-olah menggabungkan kedua ruangan bersama dan dapat dilihat dari masing-masing ruangan. Saya sekiranya akan membuat sebuah ruangan yang indah di sisi depan ruang perjamuan, di atas loteng yang tingginya 40 kaki[8] dan di bawahnya ada suatu ruang untuk berpakaian atau ruang untuk menyiapkan tempat untuk waktu-waktu yang istimewa. Di sisi yang lain yang merupakan sisi ruangan rumah tangga, saya mempunyai angan-angan untuk membagi ruangan itu yang pertama untuk aula dan sebuah kapel (dengan dinding pemisah di antara keduanya); keduanya harus sungguh bagus dan besar; tetapi panjangnya kedua ruangan itu tidak seluruhnya dipakai untuk aula dan kapel, tetapi menyisakan di ujung kedua ruangan itu masing-masing sebuah kamar untuk musim dingin dan musim panas, kedua kamar ini benar-benar indah. Dan di bawah ruangan-ruangan ini[9], ada gudang bawah tanah yang besar dan menawan; dan demikian juga ada beberapa dapur yang tersembunyi dengan makanan dan tempat penyimpanan makan. Berkaitan dengan menara, untuk menara sekiranya saya akan membuat dua loteng yang tingginya masing-masing 18 kaki[10] yang ada di atas dua sayap tersebut; dan yang mengarah ke atas dengan indah, dihiasi dengan bermacam-macam patung dan menara yang sama dibagi menjadi beberapa ruangan, semuanya ini kiranya menjadi hal yang cocok. Loteng-loteng yang berkelok-kelok, demikian juga dengan ruangan-ruangan yang ada di atas didekorasi dengan ukir-ukiran dari kayu yang didominasi dengan warna yang cerah yang kiranya amat serasi untuk koridor atas tersebut. Tapi hal ini merupakan suatu keharusan jika anda tidak menentukan suatu ruangan di antara semua ruangan yang lebih rendah untuk tempat makan para pembantu. Sebab kalau tidak, anda harus menyediakan tempat untuk makan para pembantu sesudah ruang makan anda: karena uap yang berasal dari tempat makan pembantu akan melayang ke atas seperti dalam cerobong. Dan akan menjadi asap yang mengepul begitu banyak di depan. Saya sungguh mengerti bahwa ketinggian dari lantai pertama haruslah 16 kaki[11], dari ruangan-ruangan yang lebih rendah.

Melewati bagian depan ini, haruslah ada halaman yang indah, namun ketiga sisi dari halaman tersebut terlihat dari bagian bangunan yang lebih rendah yang jauh daripada bagian depan bangunan. Dan di keempat sudut dari tangga halaman yang indah dibangun kubah-kubah kecil, di luar, dan bukan di dalam barisan bangunan-bangunan itu sendiri. Tetapi kubah-kubah kecil tersebut tidak boleh menjadi kubah-kubah yang lebih tinggi dari bagian depan, tetapi harus proporsional dengan bagian bangunan yang lebih rendah. Janganlah halaman itu diaspal, sebab jika diaspal akan menyebabkan panas yang luar biasa pada musim panas dan dingin pada saat musim dingin. Tetapi di halaman tersebut hanya ada sebuah pinggir dari lorong-lorong, dengan suatu sebrangan, yang berdekatan yang penuh dengan rumput, dipangkas, tetapi tidak terlalu sering dipangkas. Dan di deretan belakang ruang perjamuan, kiranya ada serambi-serambi yang megah dan di dalam serambi-serambi biarkanlah ada tiga sampai lima tempat tinggal di sepanjang deretan belakang tersebut, yang ditempatkan dalam jarak-jarak yang sama, dan dipasangi dengan cendela-cendela yang berwarna hasil beberapa karya. Untuk ruangan rumah tangga itu sendiri, haruslah ada kamar-kamar resepsi dan kamar-kamar untuk hiburan dengan beberapa kamar tidur; dan biarkan ketiga sisi dari ruang rumah tangga menjadi rumah rangkap tanpa ada cahaya dari sisi-sisinya, sehingga anda dapat memiliki ruang-ruang yang cahayanya hanya berasal dari matahari baik pada siang hari maupun pada sore hari. Rencanakanlah pula, bahwa anda kiranya mempunyai kamar-kamar untuk musim panas dan musim dingin, kamar yang teduh untuk musim panas, dan kamar hangat untuk musim dingin. Ada kalanya anda memiliki rumah-rumah yang indah yang penuh dengan kaca sehingga seseorang tidak bisa mengatakan dari mana datangnya hawa panas atau dingin. Sebab kaca cendela-cendela siku, saya kira manfaatnya begitu baik (dalam kota-kota, ketegakan cendela siku sungguh menciptakan keindahan dalam keseragaman yang menghadap ke jalanan), karena rumah-rumah kaca dengan candela siku akan menjadi tempat istirahat yang elok untuk konferensi; dan di samping itu, candela siku akan mencegah baik angin dan matahari; karena yang dapat menyebabkan segala sesuatu terjadi di dalam ruang, sebagian besar hampir tidak dapat menembus candela siku. Semoga jumlah rumah-rumah kaca tidak terlalu banyak, empat buah di halaman dan hanya di pinggir-pinggirnya.

Melewati halaman ini, biarkanlah juga ada halaman dalam yang berasal dari halaman persegi dan ketinggian yang sama, yang dihiasi dengan taman dari segala penjuru dan dalamnya dikelilingi dari segala sisi yang atasnya ada lengkungan-lengkungan yang indah dan menawan, yang tingginya sama dengan tinggi loteng yang pertama. Di bawah loteng, menuju ke taman, biarkanlah tempat itu diubah menjadi gua atau semacam tempat perteduhan atau tempat untuk musim panas. Dan hanya mempunyai satu jalan masuk dan cendela-cendela yang menghadap ke taman serta kiranya juga ada suatu trap ke atas, tidak ada cekungan di bawah tanah, untuk menghindari segala kebecekan. Dan di sana kiranya ada air mancur, ataupun beberapa patung di tengah-tengah halaman ini, dan diaspal seperti halaman yang sebelumnya. Bangunan-bangunan ini kiranya menjadi penginapan-penginapan pribadi di kedua sisinya dan ujungnya menjadi serambi-serambi pribadi. Tentang bangunan-bangunan tersebut, anda harus menentukan bahwa salah satu dari bangunan tersebut mempunyai sebuah klinik, jika seorang raja ataupun orang-orang yang istimewa sakit, dengan kamar-kamar, kamar tidur, kamar sebelum kamar tidur, dan kamar-kamar untuk rekreasi yang semuanya berada di dalam satu bangunan tersebut. Kamar-kamar tersebut terletak di atas loteng yang kedua. Berkaitan dengan area di bawah loteng, ada sebuah serambi yang indah dan terbuka di atas pilar-pilar dan demikian juga dengan loteng ketiga, ada sebuah serambi terbuka, di atas pilar supaya dapat memandang dan merasakan kesegaran taman. Dan kedua sudut dari sisi yang lebih jauh, melalui sayap-sayap yang menyusur ke belakang dari depan, kiranya ada dua lemari kaca pajangan yang anggun atau elegan, yang didekorasi dengan indah, dan digantung dengan menawan, dilapisi dengan kaca-kaca kristal dan suatu atap mewah yang melengkung di tengah dan semua kemewahan yang lain yang mungkin dapat dirancang. Dan di atas serambi juga, saya berharap bahwa juga ada, jika tempat memang memungkinkan, beberapa air mancur yang mengalir ke tempat-tempat yang berbeda dari dinding dengan saluran-saluran yang tersembunyi. Dan memang ada banyak hal untuk model istana tetapi bahwa anda harus memiliki tiga halaman, sebelum anda sampai ke bagian depan. Sebuah halaman hijau yang datar dengan dindingnya; halaman kedua yang sama tetapi yang lebih dekoratif, dengan menara-menara kecil ataupun ukiran-ukiran di dinding dan halaman yang ketiga, sebagai suatu alun-alun di bagian depan, tetapi halaman ini kiranya tidak dibangun ataupun juga ditutupi dengan dinding-dinding biasa, tetapi halaman ini ditutupi dengan teras-teras, pintu kaca yang tinggi dan diukir dengan menawan pada ketiga sisinya; dan terpisah dalamnya, dengan pilar-pilar dan bukan dengan lengkungan-lengkungan ke bawah. Dan untuk kantor-kantor, biarkanlah kantor-kantor itu ada di dalam kejauhan dengan serambi-serambi yang rendah, melewati kantor-kantor tersebut untuk menuju ke istana itu sendiri.

[1]  Memus adalah dewa pencari kesalahan.

[2] Istilah terkenalnya adalah Falconry.

[3] Lucius Licinius Lucullus adalah seorang politikus republik Roma dari golongan Aristokrat dan seorang jenderal. Jasanya bagi republik Roma adalah ia berhasil menaklukkan kerajaan-kerajaan di Timur seperti Yunani melalui perang Mithridate yang ketiga; memimpin invasi ke Armenia (memang Lucullus memenangkan banyak perang dengan Tigranes –raja Armenia- tetapi tidak berhasil menundukkannya sehingga ia dipanggil pulang ke Roma dan digantikan oleh jenderal Pompeius). Dia juga membangun horti Lucullani (Taman Lucullus) di bukit Pincian, Roma. Ia menyukai seni, ilmu pengetahuan, bangunan. Pompeius menjuluki Lucullus sebagai “Xerxes dalam toga”.

[4] Tentang  Pompeius lihat essai XXIII; no. 3

[5] Tentang Cicero lihat essai XVI; no. 18

[6] Bangunan Vatican yang dimaksud di sini adalah Basilika St. Petrus. Pembangunan Basilika St. Petrus dimulai pada 18 April 1506 dan rampung pada 18 November 1626; dikerjakan dan didekorasi oleh beberapa arsitek dan seniman yang terkenal: Donato Bramante, Antonio da Sangallo, Michelangelo, Jacopo Barozzi da Vignola, Giacomo della Porta, Carlo Maderno, Gianlorenzo Bernini.  Basilika St. Petrus dianggap sebagai bangunan yang unik dengan seni arsitektur yang indah menawan dan menjadi gereja yang termasyur dari semua gereja yang ada.

[7] El Escorial adalah istana raja Spanyol yang terletak di kota San Lorenzo de El Escorial. Istana El Escorial tidak hanya berfungsi sebagai istana raja Spanyol, tetapi juga sebagai biara, museum dan sekolah. Batu pertama untuk pembangunan El Escorial ditancapkan pada tanggal 23 April 1563 dan selesai tahun 1584 dengan arsitek Juan Bautista de Toledo, diteruskan dan diselesaikan oleh Juan de Herrea. El Escorial merupakan bangunan yang kaya akan sejarah, seni dan arsitektur yang menawan sekaligus mencerminkan perpaduan antara iman, kerajaan, budaya.

[8] 40 kaki = 12,19 meter.

[9] Di bawah ruangan aula dan kapel.

[10] 18 kaki = 5,5 meter.

[11] 16 kaki = 4,8 meter.

Author: Duckjesui

lulus dari universitas ducksophia di kota Bebek. Kwek kwek kwak

Leave a Reply