Siap Sedia Dalam Menyambut Kedatangan Kristus

 

Lukisan: Raoul Dufy, Treading The Blue Sky, 1949

Minggu Adven I

Yesaya 2: 1-5

Roma 13: 11-14

Matius 24:37-44

 “Hendaklah kamu juga siap sedia

karena  Anak Manusia datang

pada saat yang tidak kamu duga”

 

Kita masuk dalam Minggu Adven I dan itu berarti kita memasang kalendar liturgi yang baru. Tahun liturgi yang baru selalu ditandai dengan tradisi lingkaran Adven dengan keempat lilin dan hiasannya yang indah. Lingkaran Adven penuh dengan simbol akan misteri iman. Continue reading “Siap Sedia Dalam Menyambut Kedatangan Kristus”

Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46

 

Lukisan: Johan Barthold Jongkind, THe Towpath, 1864

Bagian II

V. Kritik terhadap demokrasi 

  1. Suatu mayoritas dapat memaksakan kehendaknya kepada minoritas

Demokrasi menjadi totaliter apabila rakyat atau lebih tepat mayoritas rakyat memutlakkan kehendaknya. Pada prinsipnya tidak ada kehendak pihak manapun di dunia entah minoritas maupun mayoritas yang memiliki hak mutlak agar kehendaknya terlaksana. Segenap kehendak suatu pihak menemukan batasnya pada pihak lain. Continue reading “Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46”

Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46  

 

Lukisan: Camille Pissarro, Sunrise at Rouen, 1898

 

Bagian I

Seluruh masalah di muka bumi ini adalah si tolol dan si fanatik begitu yakin dan amat percaya diri akan diri mereka sendiri sementara orang-orang bijak dipenuhi dengan keragu-raguan

Bertrand Russel

  

  1. Pengantar

Pemerintahan demokrasi digagas oleh Pericles demi membentuk suatu sistem pemerintahan yang paling baik di antara sistem pemerintahan yang ada[1]. Idenya ini muncul dari keprihatinan dan buruknya sistem pemerintahan yang berlangsung pada masanya dan yang sudah terjadi sebelumnya. Continue reading “Demokrasi di Mata Gereja Suatu Analisis Reflektif Terhadap Centesimus Annus art 46  “

Eucharistic Man

 

 Church of Santa Giustina Padua: An Abbey Altar Is Painted With Eucharist Chalice

I Corinthian 10: 14-22

Luke 6:43-49

Why do you call me, ‘Lord, Lord,’

but not do what I command?

 

St. Paul has reminded us of the danger of idolatry which is said as the demon. It is called a demon because its mechanism has reigned in the heart and the mind that determines all aspects of one’s life so softly without knowing and realizing that it is idolatry. Continue reading “Eucharistic Man”

Figur Sokrates & Kebijaksanaannya

 

Lukisan: ALbert Birkle, Die letzten Häuser

Ketika murid siap

Sang guru akan muncul

 

Guru dan filsuf

Dalam budaya Yunani kuno, sophia-kebijaksanaan sudah menjadi perdebatan yang mewarnai kehidupan sehari-hari masyarakat di sana. Hasil diskusi tentang kebijaksanaan merupakan cikal bakal yang membentuk sendi-sendi kehidupan masyarakat Yunani di dalam ranah moralitas, politik, etika, seni, ekonomi, sejarah karena untuk mengerti dan melakukan semuanya itu hanya dapat ditelusuri dari kebijaksanaan. Continue reading “Figur Sokrates & Kebijaksanaannya”

The Jesus’s Calling to Matthew: The Calling for The Sacrament of Forgiveness

 

Painting of: Albert Birkle, Bearing THe cross, 1924

 

Amos 8:4-6, 9-12

Matthew 9:9-13

 Those who are well do not need a physician, but the sick do.

I desire mercy, not sacrifice.

The sin is depicted by the prophet Amos as the ones who trample upon the needy and destroy the poor of the land. It means that sin is equalized with evil doings that cause suffering for others. To do evil to our fellow and also to the other creature is to do evil to God himself. Continue reading “The Jesus’s Calling to Matthew: The Calling for The Sacrament of Forgiveness”

Mazmur 15

Lukisan: Waldemar Flaig 

Tamu Tuhan

15:1 Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu ? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?

15:2 Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dari hatinya, 15:3 yang tidak menyebarkan fitnah  dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; 15:4 yang memandang hina pelaku kejahatan, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang tidak menarik kembali sumpahnya walaupun rugi; 15:5 yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.

Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

Continue reading “Mazmur 15”

Sekilas Pandang Tindak Tutur

Bagian II

Lukisan: Camille Pisarro, The Conversation, Louveciennes, 1870

Ketika cinta berdiam di dalam diri,

tuturan dan tindakan memantulkan dan memancarkan keindahannya

 

Tuturan dan tindak tutur membentuk gambaran diri

Tuturan dan tindak tutur membentuk diri karena mereka merupakan aktivitas natural dan eksistensi manusia. Diri ada, tumbuh dan menjadi demikian berkat kinerja tuturan dan tindak tutur yang terangkai dalam setiap peristiwa ruang dan waktu. Bagaimana proses pembentukan diri lewat tuturan dan tindak tutur? Continue reading “Sekilas Pandang Tindak Tutur”

Talenta

Lukisan: Edouard Vuillard, Walking In The Vineyard,

Matius 25 :14-30

Setiap orang yang mempunyai akan diberi sampai ia berkelimpahan

 

Kesebelasan Porto secara mengejutkan menjadi juara piala champion tahun 2002. Bermaterikan pemain yang tidak dikenal, Porto mengalahkan klub-klub besar yang memiliki pemain-pemain hebat. Tentu kemenangan Porto tidak bisa lepas dari tangan dingin sang pelatih Porto, Jose Mourinho. Continue reading “Talenta”

Sekilas Pandang Tindak Tutur

Bagian I

Lukisan: Édouard Vuillard, Le Salon de Madame Aron,1911-12

Tuturan adalah cermin jiwa;

pada saat dia bertutur kata, demikianlah dirinya

Pubilius Syrus

 

Pengertian, kedudukannya dan fungsinya dalam linguistik

Kita selalu bertutur kata dalam relasi kita dengan orang lain. Tuturan atau ucapan kita bisa menyatakan perasaan, pikiran, pendapat ataupun sekedar memberikan informasi. Continue reading “Sekilas Pandang Tindak Tutur”