Catatan Pengantar

tumblr_mjhetaWT8Y1rsooz6o1_500 

Francis Bacon, anak Sir Nicholas Bacon -pejabat Lord Keeper of the Great Seal pada pemerintahan Ratu Elizabeth I-, lahir di London pada tanggal 22 Januari 1561. Di usia yang belia, Bacon sudah membuktikan kecermelangan pemikirannya dan memiliki ketertarikan akan ilmu pengetahuan bahkan pencarian akan kebenaran ilmiah telah menjadi hasrat hatinya. Pada usia 12 tahun, dia masuk Trinity College, Cambridge; tiga tahun kemudian lulus dari Trinity lalu melanjutkan studi hukum. Pada tahun 1576 selagi memasuki tahun pertama studi hukum, (Bacon yang berusia 16 tahun) diutus oleh Ratu Elizabeth sebagai staf duta besar Inggris untuk Perancis dan untuk belajar di bawah bimbingan duta besar Inggris, Sir Amyas Paulet. Tetapi tugas dan kesempatan belajar itu hanya berlangsung dua tahun karena kematian ayahnya tahun 1579 sehingga memaksanya pulang dan diwarisi sedikit uang. Sekembalinya dari Perancis, Bacon melanjutkan studi hukum dan menjadi seorang pengacara pada tahun 1582. Dua tahun kemudian dia masuk House of Commons, dan mulai terlibat secara aktif dalam hidup politik. Bacon menjadi politikus dan figur publik yang terkenal lalu segera kehilangan jabatannya karena menentang kebijakan Ratu Elizabeth I.

Segera sesudah James I naik takhta, Bacon kembali bersinar dan diangkat menjadi bangsawan; tahun 1606 dia menikahi anak seorang alderman (pejabat pembuat hukum); dan di tahun selanjutnya Bacon menjabat Solicitor-General, yaitu jabatan penting awal untuk menuju jabatan istimewa Lord Chancellorship. Tahun 1617 Bacon mendapat kedudukan Lord Keeper of The Great Seal –jabatan ayahnya- dan di tahun 1618 dia menjabat Lord Chancellorship dan Baron Verulam. Tahun 1621, Bacon menjabat Viscount St. Albans sehingga dengan jabatan ini Bacon berada di puncak karir politiknya. Namun, hanya dalam selang waktu empat bulan bencana pun datang: dia dituduh akan penyuapan dan dipenjara oleh House of Lords sehingga Bacon kehilangan kedudukannya dan didenda dengan jumlah yang amat besar. Dia wafat dalam masa pensiun pada tanggal 9 April 1626 dengan tidak meninggalkan anak.

Tulisan Bacon yang terpenting dalam ilmu pengetahuan dan filsafat adalah bagian dari karya besarnya  yang tak terselesaikan, yaitu Magna Instauratio. Bagian pertama dari Magna Instauratio adalah De Augmentis, yang merupakan penjelasan lebih lanjut dari bukunya yang berjudul The Advancement of Learning (ditulis di dalam bahasa Latin). Buku ini berisi tentang pandangan Bacon akan kemajuan pengetahuan manusia pada zamannya. Bagian kedua dari Magna Instauratio adalah Novum Organum atau New Instrument yang terkenal itu; suatu deskripsi tentang metode induksi berdasarkan observasi dan percobaan, di mana dengan metode induksi Bacon percaya bahwa kemajuan akan masa depan dapat dibuat. Bagian selanjutnya terdiri dari koleksi-koleksi akan fenomena natura dalam bentuk fragmen dan pendapat dan ajakan filosofis yang merupakan hasil dari penerapan dari metodenya terhadap fakta-fakta dunia fisik.

Sumbangan percobaan-percobaan yang dibuat Bacon tidak terlalu berarti bagi ilmu pengetahuan dan Bacon sendiri juga tidak terlalu akrab dengan penemuan-penemuan yang ada di zamannya; tetapi prinsip-prinsip fundamental yang ditanamkan olehnya membentuk pendasaran bagi metode ilmiah moderen. Bisa dikatakan bahwa tulisan-tulisan Bacon juga terbatas pada lingkup filsafat alam. Dia menulis buku sejarah yang terkenal History of Henry VII; lalu pamflet-pamflet dengan tema-tema politik yang aktual; sebuah novel The New Atlantis yang tidak selesai yang menceritakan suatu gambaran tentang negara yang ideal; The Wisdom of the Ancients, suatu seri akan interpretasi-interpretasi mitos-mitos klasik dalam makna allegoris; Maxims; dan banyak lagi yang lain.

Tetapi karyanya jauh lebih terkenal dari semua karyanya adalah Essays, yang diterbitkan dalam tiga edisi sepanjang hidupnya, edisi yang pertama terdiri dari 10 essai diterbitkan tahun 1597; edisi yang kedua terdiri dari 38 essai dan diterbitkan tahun 1612; dan edisi ketiga terdiri 11 essai yang diterbitkan tahun 1625. Karya Essays mendapat pujian dari berbagai pihak dan diterjemahkan ke dalam bahasa Italia dan Perancis pada zaman Bacon. Tentu saja karya Essays mengantar Bacon kepada reputasi yang kondang.

Author: Duckjesui

lulus dari universitas ducksophia di kota Bebek. Kwek kwek kwak

Leave a Reply