Berjalan Bersama Keluarga Nazaret

Lukisan Giotto di Bondone, Natività (1303-1305, Padova, Cappella degli Scrovegni)

giotto-nativita-1303-1305-padova-cappella-degli-scrovegni

 

 

 

 

 

Kata seorang filsuf Tiongkok kuno:

Kekokohan negara berakar pada kebahagiaan keluarga.

  Kebahagiaan keluarga merupakan kebaikan dunia.

  Kebaikan dunia adalah sukacita surga.

Sukacita surga turun menjadi berkat bagi keluarga yang baik dan bahagia” Continue reading “Berjalan Bersama Keluarga Nazaret”

Ada dan Seluk Beluknya

Lukisan Cesare Auguste Detti

dettiiii

” Quaelibet natura essentialiter est ens”

“Sebab segala realitas adalah ada secara esensial”

Thomas Aquinas

De Veritate 1,1

Gagasan tentang ada

Apa itu ada? Untuk mendefinisikan ada di dalam suatu definisi yang ketat dan sempurna tidaklah mungkin sebab definisi selalu menempatkan subyek di dalam genus dan spesies sementara ada itu sendiri adalah fundamen dari genus dan spesies. Continue reading “Ada dan Seluk Beluknya”

Rumor

LIX

Rumor

Lukisan Antoine-Jean Gros, Bonaparte visitant les pestiférés de Jaffa, 1804

antoine-jean_gros_-_bonaparte_visitant_les_pestiferes_de_jaffa

Sebuah Fragmen

Para penyair menggambarkan Rumor sebagai seorang raksasa. Mereka melukiskan Rumor satu sisi dengan baik dan menawan tetapi di sisi lain dengan singkat dan menakutkan. Continue reading “Rumor”

Perubahan Hal-Hal Yang Tiba-Tiba

LVIII

Perubahan Hal-Hal Yang Tiba-Tiba

Lukisan John Linnell, Noah, The Eve of the Deluge, 1848

noah_the_eve_of_the_deluge_by_john_linnell_1848

Salomo[1] berkata, tidak ada hal baru di atas bumi[2]. Sama seperti imajinasi Plato[3], semua pengetahuan hanyalah ingatan; maka Salomo bernubuat, semua kebaharuan adalah kesia-siaan[4]. Continue reading “Perubahan Hal-Hal Yang Tiba-Tiba”

Kemarahan

LVII

Kemarahan

 Lukisan François Bruneri,The Kiss

the-kiss

Memadamkan kemarahan adalah prinsip Stoa[1]. Namun kita, lewat kitab suci, mempunyai revelasi yang lebih baik: Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu[2]. Continue reading “Kemarahan”